Skip to main content

Melihat Foto Hasil Jepretan Kamera Redmi Note 9 dan Note 9 Pro

Xiaomi merilis dua smartphone jagoannya di segmen menengah, yakni Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro di pasar Indonesia. Harga Redmi Note 9 paling murah adalah Rp 2,5 juta, sementara versi Pro paling murah dijual dengan harga Rp 3,5 juta.

Salah satu sektor yang diunggulkan Redmi Note 9 series adalah kamera. Lantas, dengan harga tersebut, bagaimana hasil jepretan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro?

Sebelum menjawabnya, tidak ada salahnya untuk mengingat lagi bagaimana spesifikasi kamera keduanya. Bisa dikatakan, secara spesifikasi, Redmi Note 9 series sedikit naik kelas dibanding pendahulunya.

Mulai dari Redmi Note 9, kamera belakang terdiri dari kamera wide yang merangkap menjadi kamera utama dengan resolusi 48 MP (f/1.79) dengan dukungan phase detection autofocus (PDAF).

Kemudian, terdapat kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 2 MP (f/2.4), dan depth sensor 2 MP (f/2.4). Di sisi depan, terdapat kamera tunggal beresolusi 13 MP.

Sementara untuk versi “Pro”, spesifikasinya agak sedikit tinggi. Kamera utamanya beresolusi 64 megapiksel (f/1.89).

Ditemani kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 5 MP (f/2.4), dan kamera depth sensor 2 MP (f/2.4). Untuk slefie, tersemat kamera tunggal 16 MP (f/2.5) di bagian depan.

Secara umum, bisa dibilang kualitas gambar yang dihasilkan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro cukup baik untuk smartphone kelas menengah. Warna yang ditangkap lebih vibrant atau cerah dan mendekati aslinya.

Meskipun dibantu dengan teknologi AI, namun teknologi ini tidak mengubah warna asli dari obyek. Sehingga, hasil gambar tidak terkesan berlebihan.

Misalnya saja pada saat mengambil foto bunga bougenville ungu berikut. Memang, saat menggunakan mode normal di Redmi Note 9, warnanya agak sedikit pucat.

Perbandingan foto Redmi Note 9 menggunakan mode 48 MP (kanan) dan mode normal dengan zoom 1x (kiri).

Berbeda dengan saat mengaktifkan mode 48 MP, warna ungu dan hijau daun terlihat lebih cerah.

Begitu pula saat mengaktifkan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro, warna yang dihasilkan tetap cerah namun tidak berlebihan.

Perbandingan foto menggunakan mode normal (kiri) dan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro pada siang hari.

Perlu diperhatikan, saat mengaktifkan mode 48 MP atau 64 MP, fitur lain seperti HDR atau AI tidak bisa diaktifkan secara bersamaan. Salah satu yang cukup menarik saat menjajal dua samrtphone ini adalah kecepatan autofokus dan minimnya shutter lag.

Sejauh yang KompasTekno coba, Redmi Note 9 series ini lebih cepat dalam menemukan titik fokus dibanding ketika mencoba Redmi Note 7.

Shutter lag, atau jeda saat menekan tombol shutter ke penangkapan gambar pun tidak lagi ditemui, baik saat siang hari dalam keadaan cukup banyak cahaya atau malam hari atau saat minim cahaya.

Kecuali saat mengaktifkan mode malam, tentu shutter lag tidak bisa dihindarkan. Ketika mengaktifkan mode malam di kedua ponsel, ada jeda beberapa detik untuk pengambilan gambar. Tapi hasilnya tidak begitu mengecewakan.

Perbandingan foto pada malam hari, masih menggunakan Redmi Note 9 Pro. Foto kanan meggunaan mode malam di mana warna lebih terlihat terang, sementara foto kiri menggunakan mode normal.

Hasil terbaik mode malam bisa dilihat saat benar-benar menangkap obyek yang sangat minim cahaya. Untuk mode malam, versi “Pro” lebih unggul dibanding versi reguler.

Detail dan warna obyek lebih jelas di Redmi Note 9 Pro. Sementara di Redmi Note 9, hasil mode malam terlihat sedikit buram.

Fungsional Apple Watch Mendatang Tidak Akan Terlalu Bergantung Pada iPhone Lagi

Apple Watch merupakan smartwatch di mana ia memerlukan iPhone yang dihubungkan untuk dapat bekerja. Misalnya, sampai versi seluler Apple Watch diluncurkan, pengguna perlu memastikan smartwatch mereka dipasangkan dengan iPhone mereka untuk menerima panggilan telepon dan untuk mengakses internet. Sementara itu telah berubah, Apple Watch masih cukup tergantung pada iPhone.

Contoh lain adalah aplikasi, di mana jika Anda ingin mengunduh aplikasi Apple Watch, Anda harus mengunduh aplikasi melalui iPhone Anda. Namun, itu bisa segera berubah karena menurut laporan dari Bloomberg, telah terungkap bahwa dalam pembaruan besar berikutnya untuk watchOS, Apple dapat memberikan Apple Watch kemandirian yang lebih besar, sehingga tidak bergantung lagi pada iPhone.

Ini akan dilakukan dengan memberikan Apple Watch layanan App Store sendiri yang dapat diakses melalui jam tangan itu sendiri. Dengan begitu, jika pengguna ingin mengunduh aplikasi WatchOS, mereka dapat melakukannya meski jauh dari perangkat iPhone. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki versi seluler dari Apple Watch, Anda masih harus menjaga smartwatch dan iPhone berdekatan satu sama lain untuk menerima pemberitahuan, jadi tetap ada hal yang perlu dipertimbangkan.

Namun, jika Anda memiliki versi seluler dari Apple Watch, maka pembaruan watchOS yang akan datang mungkin perlu diperhatikan. Apple diharapkan mengumumkan pembaruan besar untuk Apple Watch berikutnya di WWDC bulan depan. Kita nantikan saja kabar selanjutnya.

Seperti Inilah Interior Mobil Tanpa Awak MIlik Tesla yang Tidak Memiliki Setir

Saat ini, Tesla adalah satu-satunya produsen mobil yang memiliki unit mobil yang dapat Anda beli di mana mobil tersebut ada yang memiliki kemampuan mengemudi sendiri, berkat fitur Autopilot yang terdapat di mobil tersebut. Tampaknya Tesla benar-benar mendorong teknologi karena baru-baru ini, CEO perusahaan Elon Musk telah mengungkapkan rencana mereka untuk meluncurkan mobil tanpa setir atau kemudi dalam 2 tahun ke depan.

Perusahaan juga memamerkan konsep yang merupakan mobil yang tidak memiliki setir. Lalu bagaimana dengan desain interiornya? Anda hanya akan melihat kursi dan layar besar yang dapat digunakan pengguna untuk mengakses fitur-fitur tertentu dari mobil. Menurut Musk, “Saya pikir akan ada periode transisi di mana orang dapat mengambil alih dari robotaxi tetapi begitu regulator merasa nyaman dengan kami yang tidak memiliki setir, kami hanya akan menghapusnya.”

Seperti yang ditunjukkan oleh Electrek, tampaknya beberapa orang percaya bahwa Model 3 sebenarnya dirancang untuk menjadi semacam kendaraan transisi, di mana desain interiornya dibangun di sekitar kemungkinan bahwa suatu hari nanti dapat diluncurkan tanpa setir kemudi. Ini adalah desain yang menggelegar karena setir telah ada selama beberapa dekade, tetapi menurut Musk, “Peluang kemudi diambil alih oleh mesin otomatis adalah 100%. Konsumen akan meminta itu. ”

Tesla benar-benar mendorong agenda self-driving-nya seperti sebelumnya, Musk telah menyatakan bahwa mereka membayangkan masa depan di mana akan ada robotaxis Tesla di jalan. Bagaimana menurut Anda, apakah mobil tanpa setir ini akan dapat berjalan dengan lancar?

Inilah Robot Humanoid Wanita Pertama Yang Diberi Kewarganegaraan Oleh Pemerintah Arab Saudi

Mungkin tidak hanya terjadi di Skynet saja (meskipun hanya sebatas cerita film), dalam dunia nyata, Arab Saudi sebagaimana misalnya, baru-baru ini nyatanya telah membuat pengumuman kontroversial mengenai salah satu warga negaranya yang baru. Berbicara dalam konteks bukan manusia pada umumnya, negara kaya minyak tersebut kabarnya telah memberikan kewarganegaraan kepada robot humanoid bernama Sophia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui Future Investment Initiative di Riyadh, dan Sophia sendiri dikembangkan oleh Hanson Robotics.

Sophia berada di atas panggung selama konferensi saat dia diberitakan oleh CNBC Andrew Ross Sorkin kalau dia sekarang adalah warga negara Arab Saudi. Dalam sambutannya yang mendapat tepuk tangan meriah dari para audien yang hadir, Sophia menuturkan kebanggaannya setelah diterima menjadi salah satu warga negara kerajaan Arab Saudi. Dan ini tentunya akan menjadi sejarah robot pertama di dunia yang mendapatkan kewarganegaraan.

Agak ironis memang kalau robot diberi kewarganegaraan oleh Arab Saudi, di mana selama ini wanita kabarnya sering mendapatkan perlakukan yang berbeda dengan kaum pria di negara tersebut. Misalnya saja, baru saja diumumkan bulan lalu kalau kaum wanita di Arab Saudi akan diberi hak untuk berkendara. Namun, kebijakan tersebut tidak akan berlaku sampai Juni 2018. Arab Saudi baru saja membuat perubahan pada sistem perwaliannya, yang mengharuskan wanita pertama-tama menerima izin dari ayah, suami atau saudara laki-laki untuk studi akademis, bepergian, dan untuk perawatan kesehatan tertentu.

Jadi, pemikiran tentang robot wanita yang mendapatkan kewarganegaraan dengan mudah tidak diragukan lagi sangat mengejutkan banyak pihak. Dan bahkan salah seorang wartawan, The Intercept’s Murtaza Hussain, menngkritisi kalau robot Sophia telah mendapatkan kewarganegaraan Saudi sebelum pekerja kafala yang telah tinggal di negara ini seumur hidupnya. Sedangkan lain lagi dengan apa yang diungkapkan oleh wartawan Lebanon-Inggris Kareem Chahayeb, dia menyinggung robot humanoid bernama Sophia mendapat kewarganegaraan Saudi Abrabia sementara jutaan orang tanpa kewarganegaraan sehingga buat apa untuk hidup.

Bagaimanapun juga, ini semua bukanlah pertama kalinya robot humanoid Sophia membuat penampilan dan menimbulkan keterkejutan banyak orang. Sebelumnya Dia pernah juga tampil sebagai bintang tamu di acara The Tonight Show yang dibintangi Jimmy Fallon pada bulan April 2017 yang lalu, di mana dia bermain tebak-tebakan batu-gunting-kertas. Sementara berbeda halnya dengan apa yang terjadi pada ajang SXSW pada tahun 2016 silam, pendiri Hanson Robotics David Hanson dengan sedikit bercanda bertanya pada Sophia saat demonstrasi “Apakah Anda ingin menghancurkan manusia? Tolong katakan ‘Tidak’”. Anehnya, Sophia malah menanggapi dengan “Oke, saya akan menghancurkan manusia”. Hal itu tentunya jauh berbeda dengan misi sejati Sophia yang bekerja di bidang layanan pelanggan dan kesehatan, bukan?

Robot Hanson lebih jauh menjelaskan, Sophia, diklaimnya sebagai mesin jenius yang sedang berkembang. Kemiripan, ekspresivitas, dan cerita luar biasa manusia sebagai robot yang terbangun seiring waktu, kecerdasan dan kisahnya yang meningkat akan memikat dunia dan terhubung dengan orang-orang tanpa mempedulikannya. usia, jenis kelamin, dan budaya.

Teknologi Tangan Bionic Bantu Aktivitas Penyandang Disabilitas

Perusahaan Open Bionics membuat tangan bionik untuk membantu para disabilitas yang tidak memiliki tangan, khusunya bagian pergelangan dan jari-jari.

Tangan bionik ini dapat digerakkan melalui otot-otot tangan layaknya tangan manusia pada umumnya. Tampilannya yang trendi dan nyaman digunakan juga menambah rasa percaya diri penggunanya.

Para ilmuwan telah melakukan berbagai penelitian untuk membantu mereka-mereka yang tidak memiliki anggota tubuh lengkap atau disabilitas. Para penyandang disabilitas juga sering mendapat bantuan untuk mendapatkan anggota tubuh sesuai kebutuhan mereka, namun itu kurang sempurna karena tidak dapat bergerak seperti anggota tubuh pada umumnya.

Melihat banyaknya keluhan tersebut, perusahaan berbasis di Inggris Open Bionics membuat robot tangan yang dapat bergerak seperti tangan sungguhan. Robot ini dijuluki Hero Arm atau tangan pahlawan.

Megutip dari laman Open Bionics, Hero Arm merupakan tangan bionik cetakan 3D yang dikendalikan oleh otot dan bersertifikat medis pertama kali di dunia. Hero Arm memiliki fungsionalitas multigrip dan estetika yang lebih disukai oleh penggunanya, ditambah dengan bentuk sesuai dengan keinginan.

Direkayasa dan di produksi di Bristol, Inggris, Hero Arm adalah prostesis mioelektrik yang ringan. Produk ini sudah tersedia di beberapa negara seperti Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis.

Produk buatan Open Bionics ini dapat digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak yang tidak memiliki tangan dibawah siku. Artinya tidak seluruh bagian tangan dari pundak, melainkan untuk mengganti penggelangan tangan dan jari-jari.

Setiap Hero Arm dibuat khusus menggunakan teknologi pencetakan dan pemindaian 3D. Prostesis kuat dan soket yang nyaman membuatnya mudah disesuikan dengan penggunanya.

Bocoran Vivo X50 Beredar di Internet

Vivo dikabarkan akan segera meluncurkan smartphone vivo X50 dan X50 Pro.

Sebelumnya Vivo juga telah menampilkan video singkat terkait smartphone Vivo X50 Pro yang dilengkapi stabilisasi kamera layaknya gimbal dengan optik canggih yang bertindak seperti mata manusia.

Diperkirakan smartphone tersebut akan hadir dengan mikro gimbal yang stabil seperti smartphone konsep APEX 2020.

Dikutip dari GSM Arena, ni akan memungkinkan X50 untuk memiliki kemampuan stabilisasi yang lebih baik saat mengambil foto dan video daripada sistem OIS biasa.

Sementara X50 Pro juga akan menampilkan layar AMOLED 6,56 inci FHD+, dengan punch hole di sudut kiri atas layar untuk menempatkan kamera selfie-nya.

Keduanya juga memiliki pengaturan kamera berbeda. Selain itu, Vivo juga merilis video promo, yang memperlihatkan kemampuan kamera X50 Pro. Smartphone tersebut bisa melakukan 60x hybrid zoom.

Seri Vivo X50 dijawalkan akan debut pada 1 Juni 2020. Menjelang kehadirannya, bocoran tentang kedua smartphone diprediksi akan kembali muncul.

Selain akan merilis X50 dan X50 Pro, Vivo juga akan merlis earphone terbarunya bernama TWS Neo.

TWS Neo diketahui akan menjadi varian yang lebih terjangkau dari Earphone TWS vivo tahun lalu.

Dari segi desain, TWS Neo terlihat cukup identik dengan seri pendahulunya dengan pendekatan stem in-ear dan casing berbentuk oval. Earphone ini juga hanya akantersedia dalam varian warna Putih dan Biru Tua. Perusahaan juga telah menampilkan video singkat yang memperlihatkan kualitas suara yang baik dan latensi rendah.

Diketahui TWS Neo dijadwalkan meluncur pada tanggal 1 Juni, bersama smartphone seri Vivo X50.

Samsung Galaxy Note 20 Bakal Dirilis Online

Samsung dikabarkan bakal merilis Galaxy Note 20 secara online. Ini menjadi momen pertama bagi Samsung meluncurkan perangkat andalannya secara daring.

Peluncuran seri Galaxy Note 20 diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang, dikutip dari GSMarena, Sabtu (23/5). Kabarnya, Samsung tak hanya merilis Note 20 dan Note 20+, tetapi juga meluncurkan perangkat Galaxy Fold 2.

Melalui laporan pendapatan Q1 2020 lalu, Samsung juga telah mengklarifikasi bahwa peluncuran seri Note 20 dan Fold 2 akan jatuh pada paruh kedua tahun ini.

Meski begitu, keputusan merilis perangkat andalan secara online tak hanya dilakukan Samsung. Sebelumnya, Huawei juga merilis P40 Pro secara online pada Maret lalu.

Hal ini juga tak terlepas dari batalnya ajang pameran teknologi Mobile World Congress (MWC). Sehingga, banyak brand smartphone yang terpaksa merilis perangkat secara online.

Menariknya, peluncuran secara virtual melalui siaran langsung juga mengisyaratkan stabilnya perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

Sayangnya, belum ada detil pasti terkait tanggal peluncuran ponsel Flagship Samsung. Sejauh ini, Samsung juga belum memberikan informasi lebih lanjut.

DxOMark Ungkap Hasil Pengujian Kamera Galaxy S20 Plus

DxOMark merilis ulasannya tentang sistem kamera Samsung Galaxy S20+ (Plus). Dikutip Sindonews, berbeda dengan S20 Ultra yang menggunakan pixel binning pada sensor utama 108MP, Galaxy S20 Plus menggunakan sensor 12 MP dengan piksel 1,6nm yang besar.

Susunan kamera ini memiliki tiga kamera lain, masing-masing ultra wide (12 MP), telefoto (24 MP), dan sensor kedalaman (0,3 MP) untuk bidikan bokeh.

Galaxy S20 Plus menerima skor keseluruhan 118, terdiri dari skor fotografi 127 dan skor video 100. Kekuatannya dalam foto diam dikaitkan dengan eksposur yang sangat baik, rentang dinamis luas, warna-warna cerah, dan kamera ultra lebar brilian.

DxOMark melihat paparan akurat yang luar biasa bahkan dalam kondisi yang lebih menantang dan keseimbangan putih nan akurat.

Kemampuan zoom-nya tidak mengesankan. Kamera zoom 64 MP miliknya digunakan untuk memotong gambar dari pemandangan, yang bisa bagus dalam pencahayaan terang. Tetapi detailnya lebih lembut dalam pemotretan zoom jarak menengah dan lebih panjang. Foto Potret kuat, dengan bokeh yang meyakinkan, meskipun tidak cukup baik untuk mendapatkan skor teratas.

Rentang dinamis untuk video sangat bagus di luar ruangan, meskipun bukan yang terbaik -tetapi dengan saturasi tinggi. Detailnya tinggi dalam video 4K, meskipun bisa agresif dengan ketajaman.

Fokus otomatis beradaptasi cepat dan melacak objek dengan baik. Stabilisasi bukan yang terbaik, tapi dianggap DxOMark melakukan tugasnya saat mengubah tampilan.

Deretan Ponsel Pintar dengan Baterai Berkapasitas Besar

Baterai menjadi komponen penting pada ponsel. Semakin besar kapasitas baterai, maka kemampuan ponsel untuk tetap menyala akan lebih panjang.

Dengan demikian, produktivitas pengguna bisa semakin meningkat karena ponsel tidak sering di-charge. Berikut ini beberapa ponsel yang memiliki daya tahan baterai terbaik.

Samsung Galaxy S10 Plus

Samsung Galaxy S10 Plus memiliki kapasitas baterai 4.100 mAh. Perangkat tersebut masuk dalam jajaran ponsel dengan baterai terbaik, dilengkapi dengan tiga kamera di bagian belakang, dua di depan, dan desain all-screen untuk layar 6,4 inci.

Huawei P30 Pro

Huawei P30 Pro sedikit lebih besar dari sisi kapasitas baterai dibanding Samsung Galaxy S10 Plus. Huawei P30 Pro punya kapasitas baterai 4.200 mAh dengan layar 6,47 inci.

Huawei P30 Pro memiliki empat kamera belakang di bagian punggung, chipset high-end, dan pemindai sidik jari dalam layar.

iPhone 11 Pro Max

iPhone 11 Pro Max masuk dalam jajaran ponsel dengan baterai terbaik. Ponsel besutan Apple ini didukung baterai 3.969 mAh dan kabarnya bisa bertahan lebih lama hingga lima jam dibandingkan iPhone XS Max.

iPhone 11 Pro Max didukung layar 6,5 inci dengan fitur tiga lensa kamera, fitur facial recognition dan sistem operasi iOS.

Moto E5 Plus

Moto E5 Plus menandingi Mate 20 X dengan baterai 5.000 mAh. Baterai memastikan bahwa Moto E5 Plus dapat bertahan selama dua hari penuh. Ponsel ini mendukung fitur pengisian daya yang cepat.

Ponsel mengusung spesifikasi kamera belakang 12MP, RAM 2GB, layar 6-inci 720 x 1440, chipset Snapdragon 425 dan pemindai sidik jari.

OnePlus 7T Pro

OnePlus 7T Pro merupakan ponsel flagship yang dibekali dengan kapasitas 4.085 mAh. Perangkat didukung fitur charging cepat 30W, menghasilkan 68% dalam waktu 30 menit. Ponsel dilengkapi layar 6,67 inci, chipset Snapdragon 855 Plus, RAM hingga 12GB serta kamera selfie pop-up.

 

Tips Pulihkan Laptop saat Anda Lupa Password

Password menjadi bagian penting untuk menjaga suatu akun pribadi, sistem komputer atau dokumen berharga lainnya agar tetap aman.

Bagaimana jika Anda lupa akan password laptop? Terlebih jika banyak dokumen penting berada di dalamnya. Berikut solusi memulihkan password laptop Anda.

Gunakan Safe Mode

Salah satu cara memulihkan password laptop Anda yang terkunci adalah mengaktifkan safe mode. Setelah komputer menyala, tekan F8 ketika booting komputer. Kemudian layar Advanced Boot Options akan muncul. Kemudian Anda pilih “Safe Mode” dan tekan “Enter”.

Setelah itu, komputer akan kembali menyala dengan “Safe Mode” dan pilih “Administrator”. Kemudian klik “Start” dan masuk ke “Control Panel”. Klik “User Accounts” dan “Manage Another Accounts”.

Kemudian, Anda dapat langsung mengubah kata sandi akun komputer Anda. Setelah memasukkan password baru sebanyak dua kali klik “change password” diakhir. Restart laptop Anda, dan laptop sudah dapat digunakan seperti biasa.

Masuk Akun Administrator

Setelah restart komputer, Anda harus kembali masuk ke “Safe Mode” dengan menekan F8 saat windows booting. Kemudian pilihlah “Repair Your Computer”.

Setelah tampilan tersebut terbuka, klik “Open Command Prompt”, kemudian ketik “net user administrator /active:yes” (tanpa kutip). Setelah itu akan muncul pesan “the command active successfully”.

Kemudian ketik “net user administrator password” pada jendela Command Prompt. Setelah itu Anda dapat mengganti kata sandi sesuka kalian dan tutup jendela Command Prompt Anda kemudian restart kembali laptop Anda.